Jumat, 29 April 2011

Gerakan Darul Islam / Tentara Islam Indonesia (DI /TII)


    Di daerah Jawa Barat
    Dipimpin oleh Sekarmadji Marijan Kartosuwiryo
    Latar belakang: Sejak penandatanganan Perjanjian Renville (8 Desember 1947) pasukan TNI harus meninggalkan Jawa Barat, namun S.M. Kartosuwiryo tidak ikut serta dalam hijrah tersebut. Lalu Kartosuwiryo membentuk DI dan seluruh pasukannya dijadikan TII.
    Markas besar berada di Gunung Cepu.
    Cita-cita mendirikan Negara Islam Indonesia (NII) diwujudkan melalui proklamasi yang dikumandangkan pada 7 Agustus 1949 di Desa Cisayong, Jawa Barat.
    Kepala Negara dijabat oleh Imam Kartosuwiryo.
    Awal konflik: Kembalinya pasukan TNI dari Yogyakarta merupakan ancaman. Oleh karena itu, pasukan TNI yang kembali dari hijrah harus dihancurkan agar tidak memasuki Jawa Barat. Terjadilah bentrokan antara pasukan DI / TII dengan pasukan TNI.
    Penyelesaian: Tahun 1960 dilaksanakan Operasi Pagar Betis di Gunung Geber oleh pasukan TNI dan rakyat. Pasukan Kartosuwiryo terdesak dan menyerah. Kartosuwiryo terkurung kemudian ditangkap di puncak Gunung Geber pada 4 Juni 1962 dan dijatuhi hukuman mati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar